Siapa yang tidak mengenal mie ramen? Semua orang pasti sering mendengar istilah ramen. Apalagi sekarang kedai ramen banyak dijumpai di pinggir jalan. Di Jepang hampir semuanya menggunakan kuah kaldu daging babi. Jadi, anda harus berhati-hati jika anda beragam Islam. Sedangkan di Indonesia mie ramen kebanyakan menggunakan kuah dari kaldu daging ayam ataupun ikan.

Mi ramen telah mendunia, bahkan mi ramen identik dengan negeri sakura ini. Penjual mi ramen juga memiliki keunikan tersendiri. Mereka menjual mi ramen dengan gerobak yang didorong. Kemudian menyanyikan senandung charamela. Nada charamela yakni “sol la si – sol la si la sol la”. Namun, di zaman yang canggih seperti sekarang ini penjual sudah berganti dengan menggunakan alat perekam suara. Selain itu, mereka tidak lagi mendorong gerobak namun sudah banyak yang menggunakan mobil serta menyediakan kursi untuk pembeli. Tidak berbeda di Indonesia. Jika di Indonesia lebih dikenal sebagai pedagang kaki lima. Kebanyakan penjual kaki lima menjajakan makanan berupa nasi goreng, bakso, sate ataupun soto.

Untuk menjadikan Jepang lebih termasyur, banyak dilakukan promosi melalui mie ramen. Agen wisata pun tak kalah cerdik. Mereka pasti akan menawarkan perjalanan menuju kedai ramen terkenal di Jepang. Tidak hanya satu tempat, tetapi beberapa tempat mie ramen agar wisatawan lebih puas. Anda tertarik mencoba mie ramen di Jepang?